Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya Dorong Inovasi Tas Anyaman UMKM di Dusun Mungkut

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menunjukkan hasil produk inovatif berupa tas Sling Bag, Dompet Anyaman, dan Tas HP Anyaman hasil pendampingan UMKM Bu Sum Collection. Foto: Pribadi

Mahasiswa KKN Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menunjukkan hasil produk inovatif berupa tas Sling Bag, Dompet Anyaman, dan Tas HP Anyaman hasil pendampingan UMKM Bu Sum Collection. Foto: Pribadi

Mojokerto, Sorotnesia.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya melaksanakan pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Dusun Mungkut, Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, pada Januari 2026. Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui inovasi produk serta penguatan pemasaran digital.

Pendampingan difokuskan pada UMKM Bu Sum Collection, usaha tas anyaman plastik yang dikelola oleh Sumani. Selama ini, usaha tersebut memproduksi tas anyaman secara manual dengan kualitas yang relatif konsisten. Namun, keterbatasan variasi produk dan pemanfaatan pemasaran digital yang belum optimal menjadi kendala dalam pengembangan usaha.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN UNTAG Surabaya menyusun program pendampingan yang menitikberatkan pada diversifikasi produk dan strategi pemasaran. Pada aspek produksi, mahasiswa mendampingi pelaku UMKM dalam mengembangkan sejumlah produk baru, antara lain tas sling bag anyaman, dompet anyaman, dan tas ponsel berbahan anyaman plastik.

Baca Juga :  Sosialisasi Stunting dan Cek Kesehatan Gratis di Posyandu Delima 2, Upaya Tingkatkan Kesehatan Balita

Salah satu peserta KKN dari Program Studi Ilmu Hukum, Mohammad Rizal, menjelaskan bahwa pengembangan produk dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan selera konsumen saat ini.

“Produk-produk yang dikembangkan menyesuaikan fungsi dan ukuran agar lebih praktis digunakan, tanpa menghilangkan karakter anyaman sebagai identitas utama,” ujarnya.

Mahasiswa KKN Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya berfoto Bersama mitra. Foto: Pribadi
Mahasiswa KKN Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya berfoto Bersama mitra. Foto: Pribadi

Selain inovasi produk, pendampingan juga dilakukan pada aspek pemasaran digital. Mahasiswa membantu pelaku UMKM dalam menyusun katalog produk yang lebih rapi dan informatif, mencakup foto produk, deskripsi singkat, serta penetapan harga yang lebih terstruktur.

Pendampingan pemasaran turut menyasar pengelolaan toko daring melalui platform niaga elektronik, seperti Shopee dan TikTok Shop. Upaya ini ditujukan untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan visibilitas produk di tengah persaingan penjualan berbasis digital.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UNS Bangun Model Pemberdayaan Desa Berbasis Inovasi dan Kolaborasi di Tegalweru

Program pendampingan UMKM tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat mahasiswa KKN UNTAG Surabaya yang berbasis potensi lokal. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya mendorong penguatan ekonomi desa dengan pendekatan yang aplikatif dan berkelanjutan.

Mahasiswa KKN berharap inovasi produk serta optimalisasi pemasaran digital yang telah dilakukan dapat terus dikembangkan oleh pelaku UMKM secara mandiri. Dengan peningkatan daya saing tersebut, UMKM tas anyaman di Dusun Mungkut diharapkan mampu memperluas pasar dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat setempat.


Penulis : Mohammad Rizal | Prodi Ilmu Hukum | Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Editor : Fadli Akbar

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKN Literasi 123 UNS Dorong Digitalisasi UMKM dan Penguatan Karakter Anak di Desa Sedayu
Mahasiswa KKN Undip Dorong Desa Penangkan Lebih Informatif lewat Media Visual dan Komunikasi
Dari Lahan hingga Literasi Keuangan, KKN-PPM 18 UMBY Dorong Warga Dusun Bono Lebih Mandiri Penuhi Kebutuhan Pangan
KKN 154 UNS Kenalkan Vertical Garden dan Ecoprint kepada Siswa SDN Pucangrejo
HUT ke-81 RI, Ketua GEMABUDHI Jambi Ajak Generasi Muda Buddhis Perkuat Persatuan dan Kontribusi bagi Bangsa
Bank Sampah Jadi Upaya KKN UIN Walisongo Dorong Warga Pedalangan Kelola Sampah
KKN 233 UNS 2026 Desa Sumberharjo Kapanewon Prambanan Perkuat  Produktivitas Pertanian Berkelanjutan melalui Pemberdayaan Kelompok Tani dengan Inovasi Alat Tabur Pupuk Berbahan Pipa PVC
Mahasiswa KKN UMBY Ajak Anak TK Belajar Menabung lewat Celengan Hasil Karya Sendiri

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:05 WIB

KKN Literasi 123 UNS Dorong Digitalisasi UMKM dan Penguatan Karakter Anak di Desa Sedayu

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Mahasiswa KKN Undip Dorong Desa Penangkan Lebih Informatif lewat Media Visual dan Komunikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:33 WIB

Dari Lahan hingga Literasi Keuangan, KKN-PPM 18 UMBY Dorong Warga Dusun Bono Lebih Mandiri Penuhi Kebutuhan Pangan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:41 WIB

KKN 154 UNS Kenalkan Vertical Garden dan Ecoprint kepada Siswa SDN Pucangrejo

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:10 WIB

HUT ke-81 RI, Ketua GEMABUDHI Jambi Ajak Generasi Muda Buddhis Perkuat Persatuan dan Kontribusi bagi Bangsa

Berita Terbaru