Bangun Kesadaran Aksi Iklim Sejak Dini, Mahasiswa KKN UNS Ajarkan Siswa SDN Seloprojo Tanam Pohon

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Praktik penanaman pohon oleh siswa SDN Seloprojo didampingi mahasiswa KKN UNS. (Foto: KKN UNS 81 Seloprojo)

Praktik penanaman pohon oleh siswa SDN Seloprojo didampingi mahasiswa KKN UNS. (Foto: KKN UNS 81 Seloprojo)

Magelang, Sorotnesia.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 81 Universitas Sebelas Maret (UNS) menggandeng siswa SDN Seloprojo dalam kegiatan edukasi penanaman dan perawatan pohon sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran aksi iklim berkelanjutan sejak usia dini.

Program tersebut dilaksanakan di Desa Seloprojo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, yang berada di lereng Gunung Telomoyo. Kegiatan berlangsung pada Jumat, 30 Januari 2026, dengan melibatkan siswa kelas V serta didukung oleh perangkat desa dan jajaran guru sekolah.

Kegiatan ini berangkat dari kesadaran bahwa perubahan iklim tidak lagi sekadar ancaman di masa depan, melainkan telah menjadi realitas yang memengaruhi kehidupan masyarakat dan keseimbangan ekosistem. Melalui pendekatan edukatif, mahasiswa KKN berupaya menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan kepada generasi muda.

Koordinator kegiatan dari KKN UNS 81 menjelaskan bahwa program ini tidak sekadar kegiatan seremonial menanam pohon. Lebih dari itu, kegiatan dirancang untuk membangun pemahaman siswa tentang pentingnya merawat lingkungan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN-PPM UMBY Kelompok 14 Dorong Masyarakat Tekik Jadi Garda Terdepan Cegah Narkoba

“Anak-anak tidak hanya diajak menanam, tetapi juga memahami bahwa pohon adalah bagian penting dari kehidupan manusia. Dengan begitu, mereka diharapkan memiliki rasa tanggung jawab untuk merawatnya,” ujarnya.

Edukasi mengenai peran pohon oleh mahasiswa KKN UNS. (Foto: KKN UNS 81 Seloprojo)
Edukasi mengenai peran pohon oleh mahasiswa KKN UNS. (Foto: KKN UNS 81 Seloprojo)

Kegiatan dimulai dengan sesi edukasi di dalam kelas. Pada tahap ini, mahasiswa memberikan materi mengenai peran pohon dalam menjaga keseimbangan lingkungan, termasuk fungsinya dalam siklus hidrologi, penyerapan karbon, serta pencegahan erosi tanah.

Setelah sesi materi, siswa diajak menuju lahan perkebunan yang berada tidak jauh dari lingkungan sekolah. Di lokasi tersebut, mereka secara langsung mempraktikkan proses penanaman bibit pohon.

Setiap siswa diberi kesempatan mengambil bibit, menanamnya di lahan yang telah disiapkan, kemudian menyiram tanaman tersebut. Pendampingan dilakukan oleh mahasiswa KKN dan guru agar siswa memahami tahapan penanaman yang benar.

Kegiatan praktik ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa tentang bagaimana merawat tanaman sejak awal. Mahasiswa berharap pengalaman tersebut dapat menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap pohon yang ditanam.

Baca Juga :  Mahasiswa Hukum UBB Tanamkan Kesadaran Lingkungan di Tengah Isu Tambang Timah Bangka Belitung
Siswa SDN Seloprojo mempraktikkan penanaman pohon. (Foto: KKN UNS 81 Seloprojo)
Siswa SDN Seloprojo mempraktikkan penanaman pohon. (Foto: KKN UNS 81 Seloprojo)

Selain menanam, siswa juga diajak memahami bahwa pohon yang mereka tanam merupakan investasi jangka panjang bagi lingkungan desa. Keberadaan pohon berperan penting dalam menjaga kualitas udara, mengurangi risiko bencana lingkungan, serta mendukung keberlanjutan ekosistem.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat desa yang dijalankan mahasiswa KKN UNS. Selain fokus pada edukasi lingkungan, kegiatan KKN di Desa Seloprojo juga mencakup penguatan sektor pertanian berkelanjutan, pengelolaan lingkungan, serta pengembangan potensi pariwisata dan kebudayaan desa.

Melalui kegiatan sederhana ini, mahasiswa berharap kesadaran menjaga lingkungan dapat tumbuh sejak dini. Dengan demikian, generasi muda di Desa Seloprojo diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berkomitmen terhadap pelestarian alam dan keberlanjutan ekosistem di masa depan.

Penulis : Mahasiswa KKN 81 UNS

Editor : Fadli Akbar

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi
Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta
Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo
Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas
Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry
Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa
Limbah Serbuk Gergaji di Klaten Disulap Jadi Briket Arang, Mahasiswa UNS Dorong Peluang Usaha Berbasis Energi Terbarukan
Limbah Sekam Padi di Boyolali Disulap Jadi Media Tanam Jamur, Buka Peluang Usaha Baru bagi Warga Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:00 WIB

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi

Senin, 6 Juli 2026 - 13:02 WIB

Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:29 WIB

Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:59 WIB

Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:38 WIB

Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry

Berita Terbaru