Inovasi Mahasiswa KKN UNS 131: Ubah Limbah Makanan Jadi Kompos Cair untuk Dukung SDGs dan Kemandirian Pangan

- Redaksi

Senin, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu mahasiswa KKN UNS 131 memberikan penjelasan kepada warga Kelurahan Kepatihan Wetan, Jebres, Surakarta, mengenai kelebihan dan kekurangan pupuk organik cair berbahan limbah makanan dalam pelatihan pengolahan kompos cair, Jumat (29/8/2025). Foto: KKN 131 UNS

Salah satu mahasiswa KKN UNS 131 memberikan penjelasan kepada warga Kelurahan Kepatihan Wetan, Jebres, Surakarta, mengenai kelebihan dan kekurangan pupuk organik cair berbahan limbah makanan dalam pelatihan pengolahan kompos cair, Jumat (29/8/2025). Foto: KKN 131 UNS

Surakarta, Sorotnesia.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) kelompok 131 menghadirkan inovasi ramah lingkungan dengan mengolah limbah sisa makanan menjadi kompos cair. Program ini diwujudkan melalui pelatihan pembuatan kompos berbahan dasar cangkang telur bersama warga Kelurahan Kepatihan Wetan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jumat 29 Agustus 2025.

Kegiatan ini tidak sekadar memperkenalkan teori, tetapi juga memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat mengenai cara sederhana mengubah limbah rumah tangga menjadi produk bermanfaat. Kompos cair hasil olahan ini dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk mendukung urban farming, kebun kecil, hingga tanaman pekarangan.

Baca Juga :  Inovatif! Mahasiswa BBK 5 UNAIR Tanjungsari 2 Fasilitasi 'Jago Parenting', Ajarkan Konsep Diri dan Lindungi Anak dari Media

Perwakilan mahasiswa KKN UNS 131 menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari tema besar pengembangan ketahanan pangan di wilayah kampung kota.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya sekadar membuang limbah, tetapi mampu memanfaatkannya menjadi sesuatu yang produktif. Dengan cara ini, kebutuhan pupuk organik bisa dipenuhi secara mandiri,” ungkap salah satu mahasiswa peserta KKN.

Program ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama poin 2 (Zero Hunger), poin 11 (Sustainable Cities and Communities), dan poin 12 (Responsible Consumption and Production).

Melalui inovasi sederhana ini, warga didorong untuk mengurangi sampah, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan lingkungan, serta mewujudkan sistem pangan yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN 273 UNS Angkat Batik SLB NU Suruh sebagai Simbol Inklusi Sosial

Antusiasme warga terlihat jelas sepanjang kegiatan. Mereka menilai metode pembuatan kompos cair yang diajarkan sangat mudah diterapkan di rumah dengan bahan-bahan sederhana. Selain ramah lingkungan, kompos cair dari cangkang telur dipercaya mampu mempercepat pertumbuhan tanaman sekaligus meningkatkan kesuburan tanah.

Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa KKN UNS 131 berharap masyarakat Kepatihan Wetan dapat terus mengembangkan inovasi berbasis lingkungan. Harapannya, kampung kota dapat menjadi lebih tangguh, berkelanjutan, sekaligus mandiri dalam mendukung ketahanan pangan.


Penulis : Tim KKN 131 UNS

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta
Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo
Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas
Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry
Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa
Limbah Serbuk Gergaji di Klaten Disulap Jadi Briket Arang, Mahasiswa UNS Dorong Peluang Usaha Berbasis Energi Terbarukan
Limbah Sekam Padi di Boyolali Disulap Jadi Media Tanam Jamur, Buka Peluang Usaha Baru bagi Warga Desa
FKIP UNS Dorong Transformasi Pembelajaran Digital di SD melalui Pelatihan Guru Cilacap Utara

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 13:02 WIB

Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:29 WIB

Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:59 WIB

Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:38 WIB

Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:14 WIB

Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa

Berita Terbaru