SD Negeri Surobayan Luncurkan “Perpustakaan Ceria” untuk Dongkrak Literasi dan Numerasi Siswa

- Redaksi

Kamis, 17 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(sumber: penulis)

(sumber: penulis)

SD Negeri Surobayan resmi meluncurkan inovasi Perpustakaan Digital bernama “Perpustakaan Ceria” sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi literasi dan numerasi siswa. Upaya ini didorong oleh hasil Asesmen Nasional 2023 yang menunjukkan capaian literasi dan numerasi siswa masih tergolong rendah. Program tersebut mulai diimplementasikan pada 10 April 2023 setelah melalui tahap uji coba sejak awal Januari.

Kepala SD Negeri Surobayan, Demiati, S.Pd., menjelaskan bahwa sekolah selama ini tidak memiliki gedung perpustakaan yang memadai. Sebelum adanya inovasi ini, koleksi bacaan hanya ditempatkan di rumah penjaga sekolah atau di sudut baca setiap kelas. Jumlah buku pun terbatas, sebagian besar sudah usang, sehingga minat baca siswa rendah. Kondisi tersebut berdampak pada motivasi belajar serta capaian literasi mereka.

Baca Juga :  Dampak Dosen Star Syndrome Terhadap Dinamika Kelas dan Interaksi Mahasiswa

Hadirnya “Perpustakaan Ceria” membawa angin segar bagi dunia belajar di sekolah tersebut. Melalui sistem digital, siswa dan guru kini dapat mengakses beragam koleksi buku kapan saja dan di mana saja selama tersedia jaringan internet.

Perpustakaan ini memiliki beberapa keunggulan, di antaranya efisiensi ruang penyimpanan, akses ganda yang memungkinkan satu buku dibaca oleh banyak pengguna secara bersamaan, serta ragam koleksi yang tidak hanya berupa teks, tetapi juga gambar, audio, hingga video.

Proses pengembangan program ini melibatkan partisipasi seluruh warga sekolah. Dimulai dari pengajuan ide, rapat penetapan, penyusunan proposal, hingga tahap uji coba sebelum akhirnya ditetapkan sebagai program operasional resmi. Sumber pendanaan untuk pengadaan fasilitas digital ini berasal dari Biaya Operasional Satuan Pendidikan (BOS).

Baca Juga :  Fatwa di Ujung Jari: Tantangan Bermadzhab di Era Algoritma

Pihak sekolah menaruh harapan besar terhadap keberadaan “Perpustakaan Ceria”. Demiati menegaskan bahwa tujuan utama bukan hanya memperbaiki nilai rapor pendidikan yang semula berada di zona merah agar meningkat ke zona hijau, tetapi juga menumbuhkan budaya membaca di kalangan siswa.

“Kami ingin siswa tidak hanya membaca untuk memenuhi tugas sekolah, tetapi membaca sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari,” ungkap Demiati.

Dengan dukungan teknologi digital, SD Negeri Surobayan bertekad membentuk generasi yang lebih gemar membaca, kritis, dan memiliki keterampilan numerasi lebih baik. “Perpustakaan Ceria” diharapkan dapat menjadi model inovasi pembelajaran yang mampu menjawab tantangan pendidikan di era modern.

Penulis : Maulaya Warda | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Editor : Intan Permata

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika Candaan Menjadi Alat Penyebar Hoaks
Di Balik Bilik Plastik dan Stigma Publik: Beban Ganda dan Dilema Perempuan Berdaya
Hak atas Udara Bersih: Menuntut Ketegasan Kawasan Tanpa Rokok di Kampus
Dinamika Duka dan Apresiasi Penggemar: Dampak Keputusan Mark Lee terhadap Fandom NCTzen
Patriarki dalam Kehidupan Sehari-hari: Ketika Ketimpangan Gender Dianggap Normal
Karhutla: Ketika Masyarakat Membayar dengan Napas
Esensi Pendidikan Politik: Membangun Keadilan dan Kepentingan Umum di Era Digital
Media Sosial dan Opini Publik: Bagaimana Perhatian Masyarakat Memengaruhi Kebijakan Publik?

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:07 WIB

Ketika Candaan Menjadi Alat Penyebar Hoaks

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Di Balik Bilik Plastik dan Stigma Publik: Beban Ganda dan Dilema Perempuan Berdaya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Hak atas Udara Bersih: Menuntut Ketegasan Kawasan Tanpa Rokok di Kampus

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Dinamika Duka dan Apresiasi Penggemar: Dampak Keputusan Mark Lee terhadap Fandom NCTzen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Patriarki dalam Kehidupan Sehari-hari: Ketika Ketimpangan Gender Dianggap Normal

Berita Terbaru

Narasi+

Berhenti Sejenak Bukan Berarti Menyerah

Selasa, 3 Nov 2026 - 23:00 WIB

Ilustrasi create by AI

Opini

Ketika Candaan Menjadi Alat Penyebar Hoaks

Selasa, 3 Nov 2026 - 07:07 WIB

Ilustrasi create by AI

Esai

Chat Tak Terbalas, Mengapa Kita Merasa Diabaikan?

Senin, 2 Nov 2026 - 22:04 WIB