Sinergi Mahasiswa KKN UNISRI dan Masyarakat Desa Daleman: Dari Edukasi Biopori hingga Inovasi Lilin Aromaterapi

- Redaksi

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi bersama setelah pelaksanaan program Pemanfaatan Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromaterapi. Foto: pribadi

Dokumentasi bersama setelah pelaksanaan program Pemanfaatan Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromaterapi. Foto: pribadi

Klaten, Sorotnesia.com – Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta yang tergabung dalam Kelompok 91 Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN–PPM) 2025, berkolaborasi dengan masyarakat Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. Selama bulan Agustus, mereka melaksanakan tiga program utama yang berfokus pada edukasi lingkungan, promosi pariwisata, serta pemberdayaan ekonomi kreatif.

Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Anggit Grahito Wicaksono, S.Pd., M.Pd., rangkaian kegiatan ini mendapat respons positif dari warga. Program pertama dimulai pada 1 Agustus 2025, yaitu sosialisasi dan praktik pembuatan lubang resapan biopori di pekarangan rumah warga.

Dokumentasi bersama setelah pelaksanaan Sosialisasi dan Instalasi Lubang Resapan Biopori pada (1/8/2025) di rumah-rumah warga. Foto: pribadi
Dokumentasi bersama setelah pelaksanaan Sosialisasi dan Instalasi Lubang Resapan Biopori pada (1/8/2025) di rumah-rumah warga. Foto: pribadi

Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak memahami manfaat biopori dalam mengolah sampah organik menjadi kompos alami, menjaga kesuburan tanah, sekaligus mengurangi potensi genangan air. Warga pun terlibat aktif dengan mencoba langsung teknik pembuatan biopori, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UNS Gelar Simulasi Mitigasi Longsor di Desa Gembuk Pacitan, Tingkatkan Kesiapsiagaan Siswa

Kemudian pada 20 Agustus 2025, mahasiswa UNISRI menyelenggarakan program Optimalisasi Desa Wisata Umbul Nilo. Upaya yang dilakukan meliputi peningkatan rating positif di Google Maps, pembuatan akun media sosial resmi untuk promosi wisata, hingga pemasangan denah lokasi di kawasan wisata.

Dokumentasi bersama setelah pelaksanaan program Optimalisasi Desa Wisata Umbul Nilo. Foto: pribadi
Dokumentasi bersama setelah pelaksanaan program Optimalisasi Desa Wisata Umbul Nilo. Foto: pribadi

Hasilnya, Umbul Nilo kini lebih dikenal oleh masyarakat luas, rating kunjungan meningkat, serta pengunjung merasa lebih terbantu dengan adanya fasilitas denah lokasi yang jelas.

Program terakhir adalah pelatihan pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Kegiatan yang digelar di Posyandu LMD bersama ibu-ibu kader posyandu ini memberikan pengetahuan baru dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomis.

Baca Juga :  Penyuluhan “Ecodana” Mahasiswa UPN Jatim Dorong Ibu-Ibu PKK Surabaya Lebih Melek Keuangan dan Peduli Lingkungan

Lilin aromaterapi hasil kreasi ibu-ibu tidak hanya bermanfaat untuk penggunaan pribadi, tetapi juga berpotensi menjadi usaha rumahan yang menambah pendapatan keluarga.

Melalui ketiga program tersebut, KKN Kelompok 91 UNISRI berhasil menghadirkan inovasi yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat Desa Daleman. Mulai dari pelestarian lingkungan, peningkatan daya tarik wisata, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis pemanfaatan limbah rumah tangga.

Sinergi antara mahasiswa dan warga ini menunjukkan bahwa kegiatan KKN bukan hanya sekadar agenda akademik, melainkan sarana nyata untuk membangun kemandirian dan keberlanjutan desa.

Penulis : KKN-PPM UNISRI

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi
Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta
Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo
Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas
Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry
Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa
Limbah Serbuk Gergaji di Klaten Disulap Jadi Briket Arang, Mahasiswa UNS Dorong Peluang Usaha Berbasis Energi Terbarukan
Limbah Sekam Padi di Boyolali Disulap Jadi Media Tanam Jamur, Buka Peluang Usaha Baru bagi Warga Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:00 WIB

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:29 WIB

Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:59 WIB

Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:38 WIB

Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:14 WIB

Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa

Berita Terbaru