Radya Nasywa Zahira, Mahasiswi UGM yang Terpilih Sebagai Delegasi Fully Funded SMI Youth Exchange 2025

- Redaksi

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radya Nasywa Zahira, mahasiswi Fakultas Psikologi UGM, menunjukkan sertifikat penghargaan usai terpilih sebagai delegasi fully funded dalam program SMI Youth Exchange 2025 di Singapura, Malaysia, dan Thailand. Dalam ajang tersebut, Radya juga berhasil meraih nominasi Best Delegate. Sumber: SMI Youth Exchange

Radya Nasywa Zahira, mahasiswi Fakultas Psikologi UGM, menunjukkan sertifikat penghargaan usai terpilih sebagai delegasi fully funded dalam program SMI Youth Exchange 2025 di Singapura, Malaysia, dan Thailand. Dalam ajang tersebut, Radya juga berhasil meraih nominasi Best Delegate. Sumber: SMI Youth Exchange

Yogyakarta, Sorotnesia.com – Radya Nasywa Zahira (20 tahun), mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), terpilih sebagai salah satu delegasi fully funded dalam program Semangat Muda Indonesia (SMI) Youth Exchange Chapter Singapore–Malaysia–Thailand yang berlangsung pada 15–21 September 2025.

Program pertukaran pemuda internasional ini mempertemukan peserta terpilih dari seluruh Indonesia untuk memperluas wawasan global melalui pendidikan, budaya, dan jejaring internasional.

Sebagai organisasi kepemudaan, Semangat Muda Indonesia (SMI) berfokus pada pengembangan potensi pemuda di bidang pendidikan, sosial, dan budaya. Melalui Youth Exchange, SMI mendorong lahirnya generasi muda berintegritas yang siap menghadapi tantangan global.

Selama tujuh hari program, para delegasi mengikuti agenda padat, mulai dari kunjungan resmi ke KBRI Singapura dan Kuala Lumpur, university visit ke kampus ternama seperti University of Malaya dan Prince of Songkla University di Thailand.

Selain itu, salah satu sesi penting adalah di saat delegasi juga melakukan project presentation yang menekankan ide-ide Sustainable Development Goals (SDGs). Pada sesi ini, hadir pula Ibu Friny Napasti, M.Pd, Kepala Sekolah Indonesia-Kuala Lumpur (SIKL), yang turut memberikan apresiasi kepada para peserta.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UNTAG Surabaya Kembangkan Rapelan untuk Atasi Serangan Serangga di Peternakan Sapi Perah
Delegasi SMI Youth Exchange 2025 saat kunjungan resmi ke KBRI untuk mengenal peran diplomasi Indonesia di luar negeri. Sumber: SMI Youth Exchange
Delegasi SMI Youth Exchange 2025 saat kunjungan resmi ke KBRI untuk mengenal peran diplomasi Indonesia di luar negeri. Sumber: SMI Youth Exchange

Radya berkesempatan maju sebagai perwakilan delegasi untuk menerima sertifikat sekaligus berfoto bersama Ibu Friny, menjadikannya salah satu momen paling berkesan sepanjang program.                

Para peserta juga menikmati eksplorasi negara, serta menjelajahi ikon wisata internasional seperti Merlion Park (Singapura), Batu Caves (Malaysia), Samila Beach (Thailand), dan masih banyak lagi.

Program ditutup dengan Awarding Night di Kuala Lumpur, di mana Radya berhasil meraih nominasi Best Delegate, sebuah pengakuan atas dedikasi dan kontribusinya selama kegiatan.

Foto bersama Ibu Siti Nur Azizah (Founder Yayasan Semangat Muda Indonesia) dan Ibu Friny Napasti, M.Pd (Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur_SIKL) pada sesi project presentation. Sumber: SMI Youth Exchange
Foto bersama Ibu Siti Nur Azizah (Founder Yayasan Semangat Muda Indonesia) dan Ibu Friny Napasti, M.Pd (Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur_SIKL) pada sesi project presentation. Sumber: SMI Youth Exchange

Radya mengungkapkan bahwa momen presentasi proyek di hadapan delegasi internasional menjadi titik balik dalam memperluas cara pandangnya.

“Presentasi ini menantang sekaligus membuka wawasan saya bahwa kolaborasi lintas budaya bukan hanya soal memahami perbedaan, tetapi juga bagaimana menyatukan visi bersama untuk solusi global,” tuturnya.

Tantangan utama yang dihadapi adalah adaptasi cepat terhadap perbedaan bahasa, budaya, dan ritme kegiatan yang padat. Namun, dengan semangat kebersamaan, hal itu justru menjadi sarana untuk mengasah keterampilan komunikasi, fleksibilitas, serta kepemimpinan.

Baca Juga :  Musda GEMABUDHI Kalimantan Utara Tetapkan Hendy Darmawan sebagai Ketua DPD Periode 2026–2031

Melalui program ini, Radya memperoleh banyak keterampilan baru, mulai dari public speaking dalam forum internasional, manajemen proyek, hingga pemahaman lebih luas tentang hubungan diplomatik Indonesia di luar negeri.

Para delegasi SMI Youth Exchange 2025 melakukan institutional visit ke Prince of Songkla University, Thailand. Sumber: SMI Youth Exchange
Para delegasi SMI Youth Exchange 2025 melakukan institutional visit ke Prince of Songkla University, Thailand. Sumber: SMI Youth Exchange

“Pengalaman ini membuka perspektif saya terhadap pentingnya hubungan bilateral dan diplomasi Indonesia dengan negara lain, serta bagaimana generasi muda bisa berperan aktif dalam menjembatani kolaborasi tersebut. Ke depan, saya yakin wawasan ini akan menjadi bekal berharga untuk kontribusi saya di bidang akademik maupun karier internasional,” tambahnya.

Menurutnya, jika harus mendeskripsikan program ini dalam tiga kata, maka “Exciting, inspiring, and meaningful.” adalah yang paling tepat.

Dengan bekal wawasan, keterampilan, serta jejaring internasional yang diperoleh, Radya yakin langkah kecilnya sebagai delegasi hari ini akan menjadi pijakan menuju kontribusi yang lebih besar di masa depan.

Penulis : Wira Pratama

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi
Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta
Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo
Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas
Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry
Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa
Limbah Serbuk Gergaji di Klaten Disulap Jadi Briket Arang, Mahasiswa UNS Dorong Peluang Usaha Berbasis Energi Terbarukan
Limbah Sekam Padi di Boyolali Disulap Jadi Media Tanam Jamur, Buka Peluang Usaha Baru bagi Warga Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:00 WIB

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi

Senin, 6 Juli 2026 - 13:02 WIB

Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:29 WIB

Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:59 WIB

Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:38 WIB

Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry

Berita Terbaru