KKN UNS 163 Kenalkan Ecoprint sebagai Edukasi Kreatif Ramah Lingkungan di Wonogiri

- Redaksi

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok KKN UNS 163 bersama anak-anak TPA Masjid Jami’ Sonosari. Foto : Dok. KKN UNS 163

Kelompok KKN UNS 163 bersama anak-anak TPA Masjid Jami’ Sonosari. Foto : Dok. KKN UNS 163

Wonogiri, Sorotnesia.com – Mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret (UNS) 163 menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Melatih Kreativitas Anak melalui Kegiatan Ecoprint” di Dusun Sonosari, Desa Glesungrejo, Kabupaten Wonogiri, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini menyasar anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan berlangsung di serambi Masjid Jami’ Dusun Sonosari.

Program tersebut dirancang sebagai media pembelajaran kreatif berbasis lingkungan. Melalui teknik ecoprint, anak-anak diperkenalkan pada seni menghias kain menggunakan bahan alami seperti daun dan bunga. Teknik ini memanfaatkan bentuk serta pigmen alami tumbuhan untuk menghasilkan motif pada media kain, dalam kegiatan ini berupa tote bag.

Antusiasme anak TPA Masjid Jami’ Sonosari mengikuti kegiatan ecoprint. Foto : Dok. KKN UNS 163

Antusiasme anak TPA Masjid Jami’ Sonosari mengikuti kegiatan ecoprint. Foto : Dok. KKN UNS 163

Sejak awal kegiatan, suasana tampak semarak. Anak-anak diberi kebebasan memilih daun dan bunga yang tersedia di sekitar lokasi. Mereka kemudian menyusun bahan-bahan tersebut di atas kain sesuai imajinasi masing-masing sebelum proses pencetakan dilakukan.

Baca Juga :  Atasi Genangan Air, Mahasiswa KKN UNS Kenalkan Biopori di Desa Gunungsari

Hasilnya, beragam motif unik tercetak pada tote bag karya peserta. Raut wajah antusias terlihat saat anak-anak menyaksikan hasil cetakan yang terbentuk dari daun dan bunga yang mereka susun sendiri. Selain menjadi aktivitas kreatif, kegiatan ini sekaligus menanamkan pemahaman tentang pemanfaatan sumber daya alam secara bijak.

Penanggung jawab kegiatan, Dinda, mengatakan bahwa program ini bertujuan mendorong kreativitas anak sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak mampu melihat bahwa bahan-bahan di sekitar mereka dapat diolah menjadi karya yang memiliki nilai guna,” ujarnya.

Baca Juga :  KKN UNS 368 Hidupkan Semangat Pelestarian Budaya Lewat “Jelajah Aksara Jawa”

Menurutnya, pendekatan praktik langsung seperti ini dinilai lebih efektif dalam membangun kesadaran lingkungan dibandingkan sekadar penyampaian teori. Anak-anak tidak hanya belajar tentang seni, tetapi juga memahami konsep ramah lingkungan melalui pengalaman konkret.

Mahasiswa KKN UNS 163 berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi pembelajaran kreatif di tingkat dusun. Selain meningkatkan keterampilan motorik dan daya imajinasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk karakter anak yang lebih percaya diri dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa UNS dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan berbasis kreativitas dan keberlanjutan lingkungan.


Penulis : Tim KKN 163 UNS

Editor : Fadli Akbar

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi
Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta
Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo
Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas
Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry
Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa
Limbah Serbuk Gergaji di Klaten Disulap Jadi Briket Arang, Mahasiswa UNS Dorong Peluang Usaha Berbasis Energi Terbarukan
Limbah Sekam Padi di Boyolali Disulap Jadi Media Tanam Jamur, Buka Peluang Usaha Baru bagi Warga Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:00 WIB

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:29 WIB

Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:59 WIB

Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:38 WIB

Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:14 WIB

Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa

Berita Terbaru