Rajut Kebersamaan Waisak 2026, Bimas Buddha, PERGABI, dan GEMABUDHI Sulsel Dorong Kreativitas Anak Asuh Yayasan Ratanajoti Mawang

- Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Bimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, DPD PERGABI Sulsel, dan DPD GEMABUDHI Sulsel bersama anak-anak asuh Yayasan Ratanajoti Mawang mengikuti kegiatan pembuatan sarana kreativitas dalam rangka menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE/2026 di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Foto: Pribadi

Perwakilan Bimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, DPD PERGABI Sulsel, dan DPD GEMABUDHI Sulsel bersama anak-anak asuh Yayasan Ratanajoti Mawang mengikuti kegiatan pembuatan sarana kreativitas dalam rangka menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE/2026 di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Foto: Pribadi

Gowa, Sorotnesia.com – Menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE/2026, Pembimbing Masyarakat (Bimas) Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dewan Pengurus Daerah Perkumpulan Guru Agama Buddha Indonesia (DPD PERGABI) Sulawesi Selatan dan Dewan Pengurus Daerah Gerakan Pemuda Buddhis Indonesia (DPD GEMABUDHI) Sulawesi Selatan menggelar kegiatan pembinaan kreativitas bagi anak-anak asuh Yayasan Ratanajoti Mawang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut Waisak 2026. Tidak hanya menghadirkan aktivitas kreatif, kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kemandirian, dan pendidikan karakter kepada anak-anak.

Sejak pagi, para pengurus yayasan, guru agama Buddha, pemuda Buddhis, dan anak-anak asuh tampak berbaur di area gazebo terbuka. Dengan memanfaatkan berbagai bahan sederhana seperti kertas, gunting, dan perlengkapan prakarya lainnya, mereka bersama-sama membuat berbagai hasil karya kreatif.

Kegiatan tersebut dirancang tidak sekadar sebagai pengisi waktu menjelang perayaan Waisak. Lebih dari itu, para peserta diajak untuk mengembangkan keterampilan, melatih kesabaran, serta membangun semangat kerja sama melalui aktivitas yang menyenangkan dan edukatif.

Ketua Yayasan Ratanajoti Mawang, Mantang Kurnia, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan berbagai unsur umat Buddha di Sulawesi Selatan kepada anak-anak asuh yayasan.

Menurutnya, kehadiran para tokoh agama, guru, dan pemuda Buddhis memberikan semangat baru bagi anak-anak yang selama ini menjalani pembinaan di yayasan tersebut.

Baca Juga :  Kakesbangpol Buka Musda VI LDII Trenggalek, Apresiasi Peran Ormas Islam dalam Pembangunan Daerah

“Kami sangat berbahagia dan berterima kasih atas perhatian yang luar biasa ini. Bagi anak-anak asuh di Yayasan Ratanajoti Mawang, kegiatan aksi kreativitas ini menjadi oase yang memicu semangat baru. Mereka tidak hanya belajar keterampilan teknis, tetapi juga merasakan kehangatan keluarga besar Buddhis Sulawesi Selatan menjelang Waisak. Kami berharap bekal kreativitas ini menumbuhkan rasa percaya diri mereka untuk masa depan,” ungkap Mantang Kurnia di sela-sela kegiatan.

Hal senada disampaikan perwakilan DPD PERGABI Sulawesi Selatan, Joko Tri Santoso, S.Pd.B. Ia menilai pendekatan pembelajaran berbasis praktik dan kreativitas menjadi salah satu metode efektif dalam membentuk karakter anak sejak dini.

Menurut Joko, proses sederhana seperti memotong, melipat, dan merangkai bahan prakarya sesungguhnya mengandung nilai pendidikan yang penting, mulai dari melatih ketekunan hingga membangun kemampuan bekerja sama.

“Melalui sentuhan seni dan kreativitas, kami para guru di bawah payung PERGABI ingin menyampaikan pesan-pesan Dhamma secara aplikatif. Memotong, melipat, dan merangkai karya ini melatih kesabaran, kefokusan, dan gotong royong yang menjadi inti dari ajaran Buddha. Sinergi bersama Bimas Buddha dan rekan-rekan muda GEMABUDHI membuktikan bahwa pendidikan karakter terbaik adalah dengan hadir langsung dan memberikan teladan nyata,” ujar Joko Tri Santoso.

Sementara itu, Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Sumarjo, S.Ag., M.M., yang turut hadir memantau jalannya kegiatan memberikan apresiasi terhadap kolaborasi yang terjalin antara unsur pemerintah, organisasi profesi guru, dan organisasi kepemudaan Buddhis.

Baca Juga :  Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan Pemkab Nganjuk

Ia menegaskan bahwa semangat Waisak tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama generasi muda.

“Pemerintah, dalam hal ini Bimas Buddha Sulsel, senantiasa mendukung penuh gerakan-gerakan positif yang menyentuh akar rumput, khususnya pembinaan anak-anak kita di Yayasan Ratanajoti Mawang. Apa yang digerakkan oleh PERGABI dan disokong oleh energi muda GEMABUDHI Sulsel hari ini adalah cerminan indahnya kebersamaan. Menjelang Waisak 2026, mari kita terus tebarkan kebahagiaan dan kepedulian. Kreativitas yang lahir dari tangan anak-anak kita hari ini adalah fondasi bagi kokohnya generasi Buddhis Sulawesi Selatan yang cerdas dan berkarakter di masa depan,” tegas Sumarjo.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antarorganisasi dalam mendukung pembinaan generasi muda Buddhis. Kehadiran para pemuda yang tergabung dalam GEMABUDHI Sulawesi Selatan menjadi bukti bahwa peran generasi muda tidak hanya terbatas pada kegiatan internal organisasi, tetapi juga hadir secara langsung dalam berbagai aksi sosial dan pendidikan.

Melalui kolaborasi antara Bimas Buddha, PERGABI, dan GEMABUDHI, semangat kebersamaan yang menjadi salah satu nilai utama perayaan Waisak 2026 diwujudkan dalam bentuk kegiatan yang menyentuh kehidupan anak-anak. Dari tangan-tangan kecil yang belajar berkreasi, tumbuh harapan akan lahirnya generasi Buddhis Sulawesi Selatan yang lebih percaya diri, kreatif, serta memiliki karakter yang kuat di masa mendatang.

Penulis : Justine Sun

Editor : Fadli Akbar

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harmoni Waisak 2026, GEMABUDHI Sulsel dan Tokoh Lintas Lembaga Tanam 45 Pohon di Gowa
Dialog Kebangsaan GEMABUDHI Sulsel Tekankan Aktualisasi Nilai Waisak dan Pancasila demi Keutuhan NKRI
Semangat Vesak 2026, DPD GEMABUDHI Sulsel Bagikan 50 Snack Box kepada Masyarakat Makassar
GEMABUDHI Sulsel Gelar Dialog Kebangsaan, Andre Prasetyo Tanta Resmi Jadi Dewan Kehormatan
Enrique Justine Sun Kutuk Dugaan Diskriminasi terhadap Calon Paskibraka Nasional Asal Makassar
Semangat Waisak 2570, PERMABUDHI Sulsel Gelar Donor Darah Kemanusiaan di Vihara Sasanadipa
Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan Pemkab Nganjuk
Rapimnas 2026, LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Program dengan Asta Cita

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:53 WIB

Rajut Kebersamaan Waisak 2026, Bimas Buddha, PERGABI, dan GEMABUDHI Sulsel Dorong Kreativitas Anak Asuh Yayasan Ratanajoti Mawang

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:30 WIB

Harmoni Waisak 2026, GEMABUDHI Sulsel dan Tokoh Lintas Lembaga Tanam 45 Pohon di Gowa

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:56 WIB

Dialog Kebangsaan GEMABUDHI Sulsel Tekankan Aktualisasi Nilai Waisak dan Pancasila demi Keutuhan NKRI

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:59 WIB

GEMABUDHI Sulsel Gelar Dialog Kebangsaan, Andre Prasetyo Tanta Resmi Jadi Dewan Kehormatan

Senin, 25 Mei 2026 - 22:53 WIB

Enrique Justine Sun Kutuk Dugaan Diskriminasi terhadap Calon Paskibraka Nasional Asal Makassar

Berita Terbaru