Mahasiswa KKN UIN Walisongo Dorong Kesadaran Gender Lewat Seminar “Perempuan dan Keadilan” di Tamanrejo

- Redaksi

Senin, 4 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi bersama. Foto: Posko 28 KKN Reguler 83 UIN Walisongo Semarang

Dokumentasi bersama. Foto: Posko 28 KKN Reguler 83 UIN Walisongo Semarang

Seminar “Perempuan dan Keadilan” oleh KKN UIN Walisongo di Tamanrejo mengajak peserta untuk memahami dan menangkal diskriminasi gender. Dengan diskusi interaktif, peserta diajak menilai peran gender di masyarakat dan dampaknya bagi perempuan.

Tamanrejo, Sorotnesia.com – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 28 dari UIN Walisongo Semarang sukses menggelar seminar bertajuk “Perempuan dan Keadilan” yang membahas secara mendalam tentang diskriminasi gender yang masih dialami oleh perempuan di berbagai aspek kehidupan.

Seminar yang berlangsung di Balai Desa Tamanrejo pada Minggu, 3 November 2024, pukul 19.00 ini dihadiri oleh para pemuda dari Karang Taruna setempat. Dalam acara ini, hadir Safira, Ketua Kopri Kota Semarang, sebagai narasumber utama yang membagikan pengalaman dan pandangannya tentang kesetaraan gender.

Seminar ini dimulai dengan kegiatan interaktif yang melibatkan peserta untuk memahami bagaimana peran dan pembagian tugas dalam rumah tangga sering kali memperkuat stereotip gender. Safira mengajak peserta untuk membuat daftar aktivitas yang dilakukan oleh “ayah” dan “ibu” selama 24 jam.

Hasil diskusi ini membuka mata peserta tentang beban kerja yang tidak seimbang, terutama di kalangan perempuan yang sering kali menjalankan peran ganda sebagai ibu rumah tangga sekaligus pencari nafkah. Melalui contoh-contoh konkret, Safira menekankan bahwa pemahaman yang salah tentang peran gender ini dapat menyebabkan diskriminasi terhadap perempuan, khususnya dalam lingkup keluarga.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UNS Bangun Model Pemberdayaan Desa Berbasis Inovasi dan Kolaborasi di Tegalweru

Diskusi menjadi semakin menarik ketika salah satu peserta, Anisa, mengajukan pertanyaan mengenai body shaming dalam rumah tangga dan apakah hal tersebut termasuk bentuk kekerasan. Menanggapi hal ini, Safira menjelaskan bahwa tindakan body shaming, terutama dalam hubungan suami istri, dapat dikategorikan sebagai kekerasan emosional jika merendahkan harga diri seseorang.

Sesi diskusi. Foto: Posko 28 KKN Reguler 83 UIN Walisongo Semarang
Sesi diskusi. Foto: Posko 28 KKN Reguler 83 UIN Walisongo Semarang

“Setiap bentuk komentar negatif yang merusak harga diri, termasuk body shaming, bisa berdampak buruk pada kesehatan mental dan hubungan interpersonal,” tegasnya. Ia juga mendorong agar setiap pasangan saling menghargai dan tidak menjadikan fisik sebagai sasaran kritik.

Sesi tanya jawab menjadi momen yang penuh antusiasme dengan beragam pertanyaan seputar kesetaraan gender dan tantangan yang dihadapi perempuan. Salah satu peserta seminar turut berbagi pengalaman tentang diskriminasi yang ia alami dalam pekerjaan, di mana perempuan sering kali dianggap kurang mampu dibandingkan laki-laki.

Diskusi ini menggarisbawahi pentingnya kesadaran akan hak-hak perempuan di ruang publik dan bagaimana peran gender seharusnya tidak membatasi potensi perempuan dalam berkarier maupun dalam keluarga.

Baca Juga :  Segorogunung Merdeka Cup 2026 Hidupkan Kembali Tradisi Olahraga Warga Dusun Mener

Acara ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang edukasi, tetapi juga sebagai platform bagi peserta untuk mengeksplorasi pengalaman pribadi dan memperkuat kesadaran gender dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, seminar ini mengundang para peserta untuk menjadi agen perubahan di lingkungan mereka, dengan tujuan mengurangi diskriminasi gender dan membangun masyarakat yang lebih inklusif dan adil bagi perempuan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol dukungan terhadap inisiatif ini. Tim KKN Posko 28 UIN Walisongo berharap seminar ini dapat memotivasi masyarakat Desa Tamanrejo untuk terlibat dalam upaya menciptakan keadilan gender.

Ke depannya, tim KKN ini berkomitmen untuk melanjutkan program-program edukatif serupa guna memperluas wawasan masyarakat mengenai kesetaraan gender dan memberdayakan perempuan di wilayah mereka.

Dengan pendekatan yang inovatif dan diskusi yang mendalam, seminar ini berhasil menarik perhatian masyarakat terhadap pentingnya menghadapi isu diskriminasi gender dengan cara yang positif dan edukatif. Melalui upaya ini, diharapkan terwujudnya lingkungan yang menghargai peran perempuan dan laki-laki secara setara.

Penulis : Tim KKN Posko 28 Desa Tamanrejo

Editor : Intan Permata

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKN-T UAA Bekali Pelaku UMKM Ngablak Magelang Kelola Keuangan lewat Program 30 Hari
Tak Hanya Edukasi, Mahasiswa KKN 142 UNS Ajak Pemuda Pemudi Tegalgondo Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat 
KKN 54 UNS Dorong Ibu-ibu PKK Pilangrejo Olah Jambu Air Menjadi Produk Bernilai Jual
Minyak Jelantah Tak Sekadar Dijual, KKN 54 UNS Kenalkan Olahan Sabun di Pilangrejo
KKN 157 UNS Edukasi Ibu-Ibu Pengajian Desa Kajang Olah Sampah Plastik Jadi Dompet
Orang Tua Didorong Kenali Stimulasi Sensorik dan Motorik Anak Sejak Dini
Perkuat Budaya Literasi, KKN 124 UNS Hadirkan 4 Langkah Kreatif Membaca hingga Berkarya di SDN 02 Jatirejo
Lewat LAHSANMOR, KKN 033 UNS Dorong Warga Tegalrejo Pilah Sampah dari Rumah

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 06:12 WIB

KKN-T UAA Bekali Pelaku UMKM Ngablak Magelang Kelola Keuangan lewat Program 30 Hari

Selasa, 15 September 2026 - 22:31 WIB

Tak Hanya Edukasi, Mahasiswa KKN 142 UNS Ajak Pemuda Pemudi Tegalgondo Tingkatkan Kesadaran Hidup Sehat 

Selasa, 15 September 2026 - 13:41 WIB

KKN 54 UNS Dorong Ibu-ibu PKK Pilangrejo Olah Jambu Air Menjadi Produk Bernilai Jual

Senin, 14 September 2026 - 15:40 WIB

KKN 157 UNS Edukasi Ibu-Ibu Pengajian Desa Kajang Olah Sampah Plastik Jadi Dompet

Minggu, 13 September 2026 - 21:20 WIB

Orang Tua Didorong Kenali Stimulasi Sensorik dan Motorik Anak Sejak Dini

Berita Terbaru