Kreativitas Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI dalam Edukasi Anti-Bullying di SDN 07 Belading

- Redaksi

Selasa, 22 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI berhasil memanfaatkan kreativitas dalam sosialisasi anti-bullying di SDN 07 Belading. Mereka menggunakan permainan peran dan diskusi kelompok, mendorong siswa untuk memahami dan berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman dari perundungan.

Kukerta MBKM UNRI, Sorotnesia.comMahasiswa Kukerta MBKM Universitas Riau (UNRI) tidak hanya sukses menyosialisasikan pencegahan bullying, tetapi juga menunjukkan kreativitas mereka dalam menyampaikan pesan penting ini kepada siswa-siswi SDN 07 Belading, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Riau.

Kegiatan yang berlangsung pada 1 Oktober 2024 ini dirancang sedemikian rupa untuk memastikan bahwa anak-anak mampu memahami dan menginternalisasi konsep anti-bullying dengan cara yang menyenangkan.

Dengan menggunakan metode kreatif seperti permainan peran dan diskusi kelompok, para mahasiswa menciptakan suasana yang interaktif. Siswa tidak hanya mendengar paparan materi, tetapi juga berpartisipasi aktif melalui simulasi situasi perundungan, yang kemudian dibahas bersama. Hal ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa tentang bullying, tetapi juga melatih mereka bagaimana merespons jika mereka atau teman mereka menghadapi situasi tersebut.

Baca Juga :  Psikoedukasi di Kajor Kulon, Bangun Kesadaran Remaja Tentang Masa Depan

“Melalui pendekatan ini, kami ingin para siswa merasakan langsung bagaimana rasanya menjadi korban maupun pelaku bullying, agar mereka lebih peka terhadap dampaknya,” jelas Frendy Rahmanda, salah satu pemateri.

Frendy bersama Gilberto Alexandro dan Syahanaya, pemateri lainnya, memfokuskan materi pada pengenalan jenis-jenis bullying serta faktor penyebabnya. Dengan suasana yang santai namun mendalam, siswa-siswi diajak berpikir kritis dan reflektif tentang tindakan yang mungkin dianggap sepele namun dapat menimbulkan luka emosional yang dalam.

Baca Juga :  Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo Sebut sebagai Terobosan Pengentasan Kemiskinan

Tidak hanya itu, mahasiswa juga mendorong siswa untuk berkomitmen menjaga lingkungan sekolah mereka bebas dari bullying melalui ikrar bersama. Komitmen ini menjadi simbol harapan bahwa anak-anak mampu menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi satu sama lain.

“Semangat kreatif ini membuat siswa terlibat aktif, dan kami berharap metode ini membantu mereka mengingat pesan penting yang kami sampaikan,” ujar Gilberto Alexandro. Di akhir acara, siswa yang berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab juga diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi.

Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI tidak hanya sekadar memberikan materi, namun juga menciptakan pengalaman edukasi yang berkesan dan membekas bagi siswa.

Penulis : Mahasiswa Kukerta MBKM UNRI

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Hibah MBKM Desa Segorogunung Pendidikan Geografi FKIP UNS Gelar Program KOMPAK untuk Perkuat Ecovillage di Desa Segorogunung
Pengabdian Masyarakat Lewat Sekolah Lansia Tangguh, Upaya Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia di Sukolilo Surabaya
Kolaborasi Kelembagaan Jadi Ruang Belajar Mahasiswa Administrasi Negara Untag Surabaya
Diskusi Pancasila, UM Soroti Relevansi Trisakti di Tengah Dinamika Global
Dorong Pola Makan Sehat, Mahasiswa Departemen Pendidikan IPS UNY Dampingi Program GEBYUR
Dari Indonesia ke Singapura: Pengalaman Exchange Semester@NIE Mahasiswa Universitas Sebelas Maret di NIE/NTU Singapore
Kolaborasi UPITRA dan RS Mata Solo Dorong Integrasi Sistem Lewat Pelatihan API
Cegah Sejarah Desa Luntur, Mahasiswa KKN UNS Luncurkan Buku “Desa Geneng: Babat Alas dan Sejarah”

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:15 WIB

Tim Hibah MBKM Desa Segorogunung Pendidikan Geografi FKIP UNS Gelar Program KOMPAK untuk Perkuat Ecovillage di Desa Segorogunung

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:00 WIB

Pengabdian Masyarakat Lewat Sekolah Lansia Tangguh, Upaya Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia di Sukolilo Surabaya

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:54 WIB

Kolaborasi Kelembagaan Jadi Ruang Belajar Mahasiswa Administrasi Negara Untag Surabaya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:55 WIB

Diskusi Pancasila, UM Soroti Relevansi Trisakti di Tengah Dinamika Global

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:55 WIB

Dorong Pola Makan Sehat, Mahasiswa Departemen Pendidikan IPS UNY Dampingi Program GEBYUR

Berita Terbaru

Keterasingan emosional dalam hubungan menjadi tema utama yang diangkat Armijn Pane dalam novel Belenggu. Sumber: Pinterest

Narasi+

Mengapa Belenggu Masih Terasa Dekat dengan Kehidupan Kita?

Minggu, 14 Jun 2026 - 18:46 WIB