Lomba Soto Nusantara di Desa Binuang, Warga dan Mahasiswa KKN UNRI Gagas Kemandirian Ekonomi

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu tim yang mengikuti Lomba Inovasi rasa: Soto edition 2025. Foto: KKN Tematik Literasi Universitas Riau 2025 Desa Binuang

Salah satu tim yang mengikuti Lomba Inovasi rasa: Soto edition 2025. Foto: KKN Tematik Literasi Universitas Riau 2025 Desa Binuang

Binuang, Sorotnesia.com – Suasana Balai Desa Binuang memanas bukan karena konflik, tapi karena aroma rempah dan semangat bersaing dari para juru masak lokal dalam ajang “Lomba Inovasi rasa: Soto edition 2025” dengan mengangkat tema “Kreasi soto Nusantara, Inovasi rasa dan peluang usaha”.

Acara yang digelar pada Minggu, (20/7/2025) di halaman kantor kepala Desa Binuang, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau ini bukan hanya tentang masak-memasak, melainkan tentang membuka peluang usaha dari kekayaan rasa soto khas Indonesia.

Lomba Inovasi rasa: Soto edition 2025” digelar meriah oleh mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Riau (UNRI) bersama warga Desa Binuang, Minggu, (20/7/2025). Setiap Dusun mengirimkan utusan terbaiknya untuk berlaga, menyulap soto tradisional menjadi sajian penuh kreativitas dan ide bisnis.

Baca Juga :  Kreatif! MBKM UNS Manfaatkan BSF untuk Kelola Sampah Jadi Pupuk Cair Bernutrisi di Desa Libo Jaya

Menu-menu unik seperti Soto Ayam dan Soto Daging dengan berbagai rempah dan kreasi kuah juga  hadir di atas meja juri. membuktikan bahwa dapur desa menyimpan potensi luar biasa.

Huda, mahasiswa KKN sekaligus ketua panitia, menyampaikan tujuan besar di balik kegiatan ini:

“Kami ingin soto tidak hanya dilihat sebagai makanan biasa. Lewat inovasi dan sedikit pelatihan, makanan ini bisa menjadi produk UMKM yang punya nilai jual dan bisa masuk ke pasar yang lebih luas,” ucapnya penuh optimisme.

Sementara itu, salah satu juri lomba yakni Ibu Roslaini S.Pd, selaku tokoh Masyarakat Desa Binuang, memberikan komentarnya usai mencicipi semua menu:

“Saya merasakan keberanian peserta mengeksplorasi bahan lokal dan rasa baru. Soto ini bisa jadi produk unggulan. Asal dikembangkan dengan niat usaha, bisa jadi brand lokal kita,” ungkapnya sambil tersenyum puas.

Baca Juga :  KKN UNS Dorong Desa Sosogan Kurangi Limbah Minyak Jelantah Lewat Inovasi Sabun Ramah Lingkungan untuk Sehatkan Alam dan Berdayakan Warga
Dokumentasi bersama setelah pelaksanaan Lomba Inovasi rasa Soto edition 2025. Foto: KKN Tematik Literasi Universitas Riau 2025 Desa Binuang
Dokumentasi bersama setelah pelaksanaan Lomba Inovasi rasa Soto edition 2025. Foto: KKN Tematik Literasi Universitas Riau 2025 Desa Binuang

Bukan lomba memasak soto biasa, hal yang menarik dari lomba memasak soto ini adalah tanpa penggunaan micin (MSG) yang dituangkan ke dalam masakan soto. Peserta harus menggunakan bahan yang alami dan sehat, sehingga selain sebagai ide usaha juga aman dan sehat untuk konsumen.

“Lomba Inovasi Rasa: Soto Edition 2025” bukan sekadar lomba, tetapi panggung inovasi dan semangat wirausaha. Dari kompor-kompor kecil di dapur warga, ide besar lahir menjadikan soto bukan hanya soal rasa, tapi jalan menuju kemandirian ekonomi. Mahasiswa KKN Universitas Riau berharap kegiatan ini jadi awal dari gerakan kuliner desa yang membanggakan, kreatif, dan menguntungkan.

Penulis : KKN Tematik Literasi Universitas Riau 2025

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi
Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta
Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo
Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas
Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry
Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa
Limbah Serbuk Gergaji di Klaten Disulap Jadi Briket Arang, Mahasiswa UNS Dorong Peluang Usaha Berbasis Energi Terbarukan
Limbah Sekam Padi di Boyolali Disulap Jadi Media Tanam Jamur, Buka Peluang Usaha Baru bagi Warga Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:00 WIB

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:29 WIB

Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:59 WIB

Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:38 WIB

Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:14 WIB

Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa

Berita Terbaru