Menyelamatkan Generasi Muda dari Kosmetik Berbahaya, Mahasiswa Abdurrab Hadirkan Edukosme di SMAN 8 Pekanbaru

- Redaksi

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana ceria siswa SMAN 8 Pekanbaru bersama Tim PKM-PM Universitas Abdurrab usai kegiatan Edukosme: Edukasi Kosmetika Aman dan Halal, Jumat (22/8/2025). Foto: pribadi

Suasana ceria siswa SMAN 8 Pekanbaru bersama Tim PKM-PM Universitas Abdurrab usai kegiatan Edukosme: Edukasi Kosmetika Aman dan Halal, Jumat (22/8/2025). Foto: pribadi

Pekanbaru, Sorotnesia.com – Maraknya penggunaan kosmetik di kalangan remaja menjadi perhatian serius, terutama terkait keamanan dan kehalalan produk yang beredar di pasaran. Menyikapi hal tersebut, Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Abdurrab menggelar kegiatan bertajuk Edukosme: Edukasi Kosmetika Aman dan Halal di SMA Negeri 8 Pekanbaru pada Jumat, 22 Agustus 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai cara memilih kosmetik yang aman untuk kesehatan sekaligus sesuai dengan prinsip halal. Edukasi dilakukan melalui presentasi interaktif, diskusi kelompok, hingga sesi tanya jawab, sehingga siswa tidak hanya mendengar teori, tetapi juga bisa langsung mengaitkannya dengan pengalaman sehari-hari.

Baca Juga :  Tingkatkan Daya Tarik Wisata, Mahasiswa Amikom Beri Sentuhan Kreatif pada Desa Wisata Puri Mataram
Siswa SMAN 8 Pekanbaru menyimak materi yang disampaikan Tim PKM-PM Universitas Abdurrab dalam kegiatan Edukosme: Edukasi Kosmetika Aman dan Halal, Jumat (22/8/2025). Foto: pribadi
Siswa SMAN 8 Pekanbaru menyimak materi yang disampaikan Tim PKM-PM Universitas Abdurrab dalam kegiatan Edukosme: Edukasi Kosmetika Aman dan Halal, Jumat (22/8/2025). Foto: pribadi

Tim PKM-PM tersebut beranggotakan lima mahasiswa, yakni Muhammad Hakim selaku ketua tim, bersama anggota Azrha Azhiva, Delvi Indah Cahyani, Wan Dini Febriani, dan Harni Habibaini Nasution. Mereka mendapat bimbingan langsung dari dosen pendamping, Apt. Wahyu Margi Sidoretno, M.Farm.

Dalam kegiatan itu, para siswa diajak mengenali ciri-ciri kosmetik yang aman, cara mengecek izin edar dari BPOM, hingga pentingnya memperhatikan logo halal pada produk. Selain itu, mereka juga mendapat penjelasan mengenai bahaya kosmetik ilegal dan kandungan bahan berbahaya yang kerap digunakan pada produk tanpa izin.

Muhammad Hakim menegaskan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran remaja.

Baca Juga :  Menimba Pengalaman KKN di Desa Bendunganjati, Mahasiswa UNTAG Surabaya Belajar Pengabdian Nyata

“Banyak pelajar menggunakan kosmetik hanya karena tren, tanpa memperhatikan aspek keamanan dan kehalalan. Melalui Edukosme, kami ingin membekali mereka dengan pengetahuan yang berguna agar lebih cerdas dalam memilih produk kosmetika,” jelasnya.

Tim PKM-PM Universitas Abdurrab berpose bersama usai melaksanakan kegiatan Edukosme: Edukasi Kosmetika Aman dan Halal di SMAN 8 Pekanbaru, Jumat (22/8/2025). Foto: pribadi
Tim PKM-PM Universitas Abdurrab berpose bersama usai melaksanakan kegiatan Edukosme: Edukasi Kosmetika Aman dan Halal di SMAN 8 Pekanbaru, Jumat (22/8/2025). Foto: pribadi

Pihak sekolah menyambut positif inisiatif mahasiswa Abdurrab ini. Para siswa pun merasa mendapatkan wawasan baru yang bermanfaat. Edukasi semacam ini dinilai penting untuk melindungi generasi muda dari risiko kesehatan akibat penggunaan kosmetik yang tidak jelas asal-usulnya.

Dengan adanya program Edukosme, diharapkan siswa SMAN 8 Pekanbaru dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih kritis, sehat, dan sadar halal dalam memilih serta menggunakan produk kosmetika di masa depan.


Penulis : Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Abdurrab

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta
Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo
Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas
Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry
Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa
Limbah Serbuk Gergaji di Klaten Disulap Jadi Briket Arang, Mahasiswa UNS Dorong Peluang Usaha Berbasis Energi Terbarukan
Limbah Sekam Padi di Boyolali Disulap Jadi Media Tanam Jamur, Buka Peluang Usaha Baru bagi Warga Desa
FKIP UNS Dorong Transformasi Pembelajaran Digital di SD melalui Pelatihan Guru Cilacap Utara

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 13:02 WIB

Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:29 WIB

Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:59 WIB

Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:38 WIB

Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:14 WIB

Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa

Berita Terbaru