KKN UNS 301 Dorong Digitalisasi Desa Musuk untuk Perkuat Branding dan Promosi

- Redaksi

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim KKN 301 UNS melakukan penelusuran potensi Desa Musuk. Foto: KKN UNS 301

Tim KKN 301 UNS melakukan penelusuran potensi Desa Musuk. Foto: KKN UNS 301

Sragen, Sorotnesia.com – Transformasi digital kini mulai menyentuh desa-desa di Indonesia, termasuk Desa Musuk, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) 301 Universitas Sebelas Maret (UNS) periode Juli–Agustus 2025, digitalisasi desa tidak hanya menjadi wacana, tetapi diwujudkan dalam bentuk pendampingan nyata yang berlangsung selama 45 hari, mulai 8 Juli hingga 22 Agustus 2025.

Program ini berfokus pada pengembangan branding dan promosi desa melalui optimalisasi berbagai platform digital. Tim KKN UNS 301 menghadirkan tiga inovasi utama, yaitu pembuatan peta digital interaktif, pengisian konten website resmi desa, serta pengelolaan akun media sosial Instagram.

Website Desa Musuk yang sebelumnya hanya tersedia sebagai wadah informasi, kini diperkaya dengan konten yang lebih lengkap. Tim mahasiswa membantu perangkat desa dalam menyusun menu navigasi, menulis artikel informatif, menyajikan profil desa, hingga menampilkan potensi wisata dan layanan publik. Kehadiran website ini diharapkan menjadi wajah resmi Desa Musuk di ranah digital.

Baca Juga :  Rapimnas 2026, LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Program dengan Asta Cita
Pelatihan penggunaan sosial media dari tim KKN UNS 301 dengan perangkat Desa Musuk. Foto: KKN UNS 301
Pelatihan penggunaan sosial media dari tim KKN UNS 301 dengan perangkat Desa Musuk. Foto: KKN UNS 301

Salah satu inovasi yang cukup menonjol adalah peta digital interaktif. Peta ini memuat informasi penting mulai dari fasilitas umum, titik wisata, hingga lahan produktif masyarakat. Dengan adanya peta digital, masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar dapat lebih mudah mengakses informasi terkait desa. Wisatawan yang ingin menjelajah potensi Desa Musuk kini memiliki panduan yang lebih praktis dan efisien.

Selain website dan peta digital, tim mahasiswa juga membuat akun Instagram resmi desa. Media sosial populer ini dipilih sebagai sarana branding yang menampilkan potensi alam, kegiatan budaya, hingga produk UMKM lokal. Tidak hanya membuat akun, Tim KKN UNS 301 juga melatih perangkat desa dalam mengelola konten agar akun tetap aktif dan berkembang meski program KKN telah selesai.

Akun Instagram Desa Musuk. Foto: KKN UNS 301
Akun Instagram Desa Musuk. Foto: KKN UNS 301

Madu, salah satu anggota tim, meyakini bahwa digitalisasi komprehensif akan membawa dampak besar bagi desa.

Baca Juga :  KKN UNS 301 Bersama Bidan Desa Gelar Sosialisasi Cegah Stunting di Musuk

“Digitalisasi ini akan meningkatkan visibilitas dan daya saing Desa Musuk di tingkat yang lebih luas,” ujarnya.

Pendapat senada juga disampaikan Sekar yang menekankan pentingnya adaptasi desa terhadap teknologi modern. Sementara itu, Billa menambahkan bahwa program ini sejalan dengan pembangunan berkelanjutan.

Apresiasi juga datang dari pemerintah desa. Sekretaris Desa Musuk, Juli Hartono, mengungkapkan rasa terima kasih atas pendampingan mahasiswa UNS.

“Kami sangat berterima kasih kepada Tim KKN UNS 301 yang telah membantu memajukan desa kami melalui teknologi digital. Bantuan ini sangat berharga untuk mengembangkan potensi desa ke arah yang lebih modern,” katanya.

Transformasi digital Desa Musuk melalui program KKN ini menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Ke depan, keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk memanfaatkan digitalisasi sebagai jalan menuju kemandirian dan kemajuan.

Penulis : KKN UNS 301

Editor : Intan Permata

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi
Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta
Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo
Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas
Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry
Sorotan Kampus Berbasis Industri di Jakarta untuk Calon Mahasiswa
Limbah Serbuk Gergaji di Klaten Disulap Jadi Briket Arang, Mahasiswa UNS Dorong Peluang Usaha Berbasis Energi Terbarukan
Limbah Sekam Padi di Boyolali Disulap Jadi Media Tanam Jamur, Buka Peluang Usaha Baru bagi Warga Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:00 WIB

Mahasiswa UNS Teliti Empat Metode Ekstraksi Antosianin Buah Murbei untuk Dukung Pengembangan Bahan Bioaktif Bernilai Tinggi

Senin, 6 Juli 2026 - 13:02 WIB

Dari Laboratorium ke Ruang Kelas, Tim Teman Riset 1790 UNS Kenalkan Kimia Hijau lewat Riset Senyawa Antibakteri di SMA Al-Islam Surakarta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:29 WIB

Kajian Tim JARPAK UNS Ungkap Posisi Strategis Desa Sumbung sebagai Penopang Ekonomi Wilayah Cepogo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:59 WIB

Identitas dan Legalitas Usaha Jadi Kunci Penguatan UMKM Desa Sumbung, Warga Didorong Naik Kelas

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:38 WIB

Limbah Kulit Lamtoro Jadi Penangkap Antibiotik di Air, Mahasiswa UNS Edukasi Siswa SMAN 1 Banyuduono Lewat Riset Green Chemistry

Berita Terbaru