Singkong Rebus: Tradisi Sehat dengan Segudang Manfaat

- Redaksi

Minggu, 28 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singkong rebus.  Sumber: SajianSedap.com

Singkong rebus. Sumber: SajianSedap.com

Siapa sih yang nggak kenal singkong rebus? Cemilan tradisional satu ini udah jadi teman akrab banyak orang di Indonesia sejak lama. Rasanya sederhana, cara bikinnya gampang banget tinggal direbus, lalu disantap hangat-hangat. Meski terlihat sepele, singkong rebus ternyata menyimpan banyak manfaat buat kesehatan, terutama karena kandungan seratnya yang tinggi.

Serat dalam singkong punya peran penting untuk melancarkan pencernaan. Kalau kamu rutin makan singkong rebus, usus bakal lebih teratur kerjanya, sehingga risiko sembelit bisa berkurang. Nggak cuma itu, serat juga jadi “makanan” buat bakteri baik di usus. Usus yang sehat otomatis bikin daya tahan tubuh jadi lebih kuat. Jadi, jangan remehkan camilan murah meriah ini.

Selain bagus buat pencernaan, singkong rebus juga bisa bantu ngontrol gula darah. Seratnya memperlambat penyerapan karbohidrat, jadi kadar gula darah nggak langsung melonjak setelah makan. Ini jelas bermanfaat banget, terutama buat kamu yang pengen jaga kestabilan gula darah atau mengurangi risiko diabetes.

Baca Juga :  Efektivitas Regulasi Hukum dalam Mengatasi Problematika Hoaks di Media Sosial di Indonesia

Keunggulan lain yang nggak kalah keren adalah efek kenyang lebih lama. Energi dari singkong dilepas pelan-pelan, bikin tubuh tetap bertenaga tanpa cepat lapar lagi. Cocok banget buat kamu yang lagi diet atau sekadar pengen jaga berat badan tetap ideal. Jadi, makan singkong rebus bisa jadi pilihan sehat sekaligus hemat.

Tren makanan sehat sekarang lagi ramai banget, apalagi yang kaya serat. Para ahli gizi juga nyaranin asupan serat harian sekitar 25–30 gram. Nah, singkong rebus bisa jadi solusi praktis dan murah untuk memenuhi kebutuhan itu. Kamu nggak perlu repot beli makanan impor atau suplemen mahal, cukup rebus singkong, dan manfaat sehatnya bisa langsung didapat.

Baca Juga :  Pasal 412 UU No. 1 Tahun 2023 dan Tradisi Kawin Masyarakat Lampung (Sebambangan): Tinjauan Yuridis dan Maqāṣid al-Sharī‘ah

Pada akhirnya, singkong rebus bukan cuma soal rasa enak atau tekstur lembutnya, tapi juga soal investasi buat kesehatan tubuh. Dari melancarkan pencernaan, menyeimbangkan gula darah, menurunkan kolesterol, sampai meningkatkan daya tahan tubuh semuanya bisa kamu dapat dari sepotong singkong rebus. Jadi, jangan anggap remeh makanan tradisional ini, karena ternyata kebaikannya luar biasa.

Referensi:

  • Hidayat, C., & Abduh, M. S. (2020). Persepsi Masyarakat Terhadap Makanan Berbahan Dasar Singkong yang diolah Secara Tradisional dan Kekinian. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 25(1), 53-65.
  • Rois, F., & Chinthia, C. P. Z. (2023). Pengoptimalan pengolahan singkong menjadi produk pangan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat desa. Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 449-454.
  • Syafriani, S., Aprilla, N., & Viora, D. (2022). Pengembangan usaha singkong sebagai jajanan sehat di Kampar Riau. Jurnal Medika: Medika, 1(1), 1-6.


Penulis : Dhia Lintang Susanti | Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Editor : Anisa Putri

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ada Apa dengan Kandungan Boba? Analisis Pangan Mengungkap Fakta di Balik Minuman Favorit Masyarakat
Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial dan Game Online Terhadap Tingkat Paparan Konten Bermuatan Radikalisme dan Toxic pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang
Menguatkan Manajemen Risiko K3 di Proyek Gedung Bertingkat: Mencegah Bahaya Sebelum Menelan Korban
Bahaya Durasi Penggunaan Komputer di Tempat Kerja terhadap Kesehatan Mata
Di Balik Keindahan Pulau Bali: Problematika Akut Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Sektor Pariwisata
Ancaman di Balik Rutinitas Kerja: Mengungkap Risiko Carpal Tunnel Syndrome pada Pekerja Modern
Fenomena Influencer Saham di Media Sosial dan Urgensi Perlindungan Hukum bagi Investor Pemula
Pasal 412 UU No. 1 Tahun 2023 dan Tradisi Kawin Masyarakat Lampung (Sebambangan): Tinjauan Yuridis dan Maqāṣid al-Sharī‘ah

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:38 WIB

Ada Apa dengan Kandungan Boba? Analisis Pangan Mengungkap Fakta di Balik Minuman Favorit Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:52 WIB

Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial dan Game Online Terhadap Tingkat Paparan Konten Bermuatan Radikalisme dan Toxic pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:56 WIB

Menguatkan Manajemen Risiko K3 di Proyek Gedung Bertingkat: Mencegah Bahaya Sebelum Menelan Korban

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:42 WIB

Bahaya Durasi Penggunaan Komputer di Tempat Kerja terhadap Kesehatan Mata

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:47 WIB

Di Balik Keindahan Pulau Bali: Problematika Akut Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Sektor Pariwisata

Berita Terbaru