Ibu PKK Desa Sumberdem Praktik Olah Cangkang Telur Menjadi Pupuk Organik

- Redaksi

Minggu, 6 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi Bersama Kelompok PKK Desa Sumberdem dalam Kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Cangkang Telur sebagai Pupuk Organik . Foto: Dok. Pribadi/KKN 179 UNS

Dokumentasi Bersama Kelompok PKK Desa Sumberdem dalam Kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Cangkang Telur sebagai Pupuk Organik . Foto: Dok. Pribadi/KKN 179 UNS

Sumberdem, Sorotnesia.comIbu-ibu PKK Desa Sumberdem mengikuti pelatihan pemanfaatan cangkang telur menjadi pupuk organik. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat mahasiswa KKN 179 Universitas Sebelas Maret (UNS) sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan limbah rumah tangga agar memiliki nilai guna.

Pelatihan bertajuk “Pelatihan Pemanfaatan Cangkang Telur sebagai Pupuk Organik melalui Pengelolaan Limbah dan Kemitraan Berkelanjutan untuk Mendukung Praktik Ramah Lingkungan di Desa Sumberdem” itu digelar dengan pendekatan praktik langsung.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari edukasi yang sebelumnya diberikan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan cangkang telur. Jika pada tahap sebelumnya masyarakat memperoleh pengetahuan mengenai manfaat dan proses pengolahannya, kali ini peserta diajak mempraktikkan secara langsung tahapan pembuatan pupuk.

Pendekatan tersebut membuat peserta tidak hanya menerima materi secara teori. Mereka juga memperoleh pengalaman dalam mengolah cangkang telur yang dapat diterapkan kembali secara mandiri di lingkungan rumah masing-masing.

Kegiatan diawali dengan penjelasan singkat mengenai tahapan pembuatan pupuk organik dari cangkang telur. Setelah memahami penjelasan tersebut, peserta dibagi menjadi tiga kelompok untuk mengikuti praktik secara bersama-sama.

Demonstrasi Proses Pembuatan Pupuk Organik dari Cangkang Telur. Foto: Dok. Pribadi/KKN 179 UNS
Demonstrasi Proses Pembuatan Pupuk Organik dari Cangkang Telur. Foto: Dok. Pribadi/KKN 179 UNS

Pembagian kelompok dilakukan agar setiap peserta dapat terlibat dalam proses pembuatan. Dengan cara tersebut, peserta memiliki kesempatan untuk mencoba tahapan pengolahan yang sebelumnya telah dijelaskan.

Suasana pelatihan kemudian berlangsung lebih aktif ketika masing-masing kelompok mulai melakukan praktik. Peserta bekerja sama mengikuti tahapan yang diberikan, mulai dari menyiapkan bahan hingga mengolah cangkang telur menjadi pupuk organik.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UNS 74 Edukasi Warga Desa Gunungsari Olah Limbah Sayuran Menjadi Ecoenzyme

Interaksi antarpeserta juga terlihat selama kegiatan berlangsung. Selain mempraktikkan materi, ibu-ibu PKK dapat saling bertukar pengalaman mengenai proses pengolahan limbah rumah tangga.

Bagi mahasiswa KKN UNS 179, praktik kelompok menjadi salah satu bagian penting dalam pelatihan. Kegiatan tidak hanya diarahkan pada penguasaan keterampilan secara individu, tetapi juga membangun kerja sama antarpeserta.

Melalui proses tersebut, keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan kembali setelah kegiatan berakhir. Peserta juga diharapkan dapat membagikan pengetahuan tersebut kepada masyarakat lainnya sehingga pemanfaatan limbah rumah tangga dapat terus dilakukan.

Setelah seluruh kelompok menyelesaikan proses pembuatan, hasil pupuk organik yang telah dibuat dibawa pulang oleh peserta. Pupuk tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk tanaman di lingkungan rumah masing-masing.

Praktik Langsung oleh Kelompok PKK Desa Sumberdem Didampingi dengan Mahasiswa KKN 179 UNS dalam Membuat Pupuk Organik dari Kerabang Telur. Foto: Dok. Pribadi/KKN 179 UNS
Praktik Langsung oleh Kelompok PKK Desa Sumberdem Didampingi dengan Mahasiswa KKN 179 UNS dalam Membuat Pupuk Organik dari Kerabang Telur. Foto: Dok. Pribadi/KKN 179 UNS

Pemanfaatan hasil praktik itu sekaligus menunjukkan bahwa cangkang telur yang sebelumnya kerap menjadi limbah dapat diolah kembali. Bahan tersebut tidak langsung dibuang, tetapi dimanfaatkan melalui proses yang dipelajari peserta dalam kegiatan pelatihan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. Dokumentasi tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian pelatihan sekaligus merekam kebersamaan mahasiswa KKN UNS 179 dengan ibu-ibu PKK Desa Sumberdem.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UNS Ciptakan Sensor Pendeteksi Api Sederhana untuk Warga Dukuh Sosogan

Pelatihan tersebut diharapkan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada ibu-ibu PKK dalam mengolah cangkang telur. Keterampilan itu dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya dalam pengelolaan limbah yang berasal dari rumah tangga.

Program ini juga menjadi salah satu bentuk keterlibatan mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat melalui kegiatan yang bersifat praktis. Pengolahan cangkang telur menjadi pupuk organik diperkenalkan bukan hanya melalui penjelasan, tetapi juga dengan memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan praktik secara langsung.

Dengan adanya kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UNS 179 berharap kebiasaan memanfaatkan limbah dapat terus berkembang di Desa Sumberdem. Praktik sederhana yang dilakukan bersama ibu-ibu PKK diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong pengelolaan limbah ramah lingkungan secara berkelanjutan.

Kegiatan pelatihan juga memperlihatkan bahwa edukasi lingkungan dapat dilakukan melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Cangkang telur yang berasal dari aktivitas rumah tangga menjadi bahan praktik, sementara hasil pengolahannya dapat dibawa pulang dan dimanfaatkan untuk tanaman.

Melalui perpaduan edukasi, praktik langsung, dan kerja sama kelompok, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan di Desa Sumberdem.

Penulis : Tasya | KKN 179 UNS

Editor : Intan Permata

Follow WhatsApp Channel sorotnesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Rumah ke Rumah, KKN UNS 165 Petakan Kebutuhan UMKM Progowati
Siswa SDN 01 Sumberdem Kenali Potensi Bambu Kampung Deling melalui Kreasi Layang-Layang
Siap Hadapi Keadaan Darurat, Pokdarwis dan Dewasa Muda Desa Sumberdem Belajar Pertolongan Pertama  
Sosialisasi Pemanfaatan Cangkang Telur sebagai Pupuk Organik melalui Literasi Lingkungan dan Pengelolaan Limbah berbasis Keterlibatan Masyarakat di Desa Sumberdem
Kreatif dengan Canva, Siswa SMP PGRI 03 Wonosari Belajar Promosikan Pariwisata Desa Sumberdem
Belajar Microsoft Word, Siswa SMP PGRI 03 Wonosari Tingkatkan Keterampilan Digital melalui Pelatihan Membuat Surat 
Observasi Kampung Deling, Mahasiswa KKN 179 UNS Petakan Potensi Desa Sumberdem untuk Pengembangan Ekonomi Lokal
Faisal Tahadju Raih Dua Kredensial Nonakademik, Perkuat Kompetensi Negosiasi dan Pelatihan Motivasi

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 18:38 WIB

Dari Rumah ke Rumah, KKN UNS 165 Petakan Kebutuhan UMKM Progowati

Minggu, 6 September 2026 - 12:46 WIB

Siswa SDN 01 Sumberdem Kenali Potensi Bambu Kampung Deling melalui Kreasi Layang-Layang

Minggu, 6 September 2026 - 08:05 WIB

Ibu PKK Desa Sumberdem Praktik Olah Cangkang Telur Menjadi Pupuk Organik

Sabtu, 5 September 2026 - 11:30 WIB

Siap Hadapi Keadaan Darurat, Pokdarwis dan Dewasa Muda Desa Sumberdem Belajar Pertolongan Pertama  

Sabtu, 5 September 2026 - 10:09 WIB

Sosialisasi Pemanfaatan Cangkang Telur sebagai Pupuk Organik melalui Literasi Lingkungan dan Pengelolaan Limbah berbasis Keterlibatan Masyarakat di Desa Sumberdem

Berita Terbaru